Fafa mengetuk pintu kamar Merlin. Hari sudah malam, dan semua anak sudah masuk ke kamar masing-masing. Tapi Fafa ingin membicarakan sesuatu dengan Merlin. Sesuatu yang hanya bisa dia bisikkan di telinga Merlin tanpa menimbulkan kecurigaan Bunda. Tirai kamar Merlin sedikit terbuka, dan Merlin mengintip dari dalam. Sejurus kemudian, Merlin membuka pintu. "Fafa, ini sudah malam," bisik Merlin. Namun Fafa malah menerobos masuk dan menutup pintu. "Ada yang mau kubicarakan." "Apa?" Dua anak muda itu saling bicara dengan berbisik. Fafa menggamit lengan Marlin ke sudut kamar, menjauhi jendela. Lalu mereka berdua jongkok di sana. "Aku khawatir padamu." Merlin menatao Fafa heran. Teman baiknya ini kadang terlalu berlebihan merespon sesuatu. Mungkin karena dia tak punya teman dekat selain Me

