Dalam sekejap, Imelda dan pria itu menjadi pusat perhatian semua tamu yang hadir, termasuk sepasang pengantin yang ada di atas pelaminan. Anna bahkan sampai menutup mulutnya tidak percaya. "Ga, cubit aku, Ga. Cubit! Aku harap ini bukan mimpi." Wanita itu memukul pelan lengan sang suami bertubi-tubi. Arga yang merasa gemas segera mencubit pipi istrinya yang langsung dibalas dengan pekikan kencang. "Aww, sakit, Arga!" Deliknya dengan kesal. "Katanya tadi suruh nyubit." Arga membela diri. Riuh tepuk tangan para tamu yang hadir memenuhi area terbuka itu. Begitupun dengan, Anna yang terlihat bertepuk tangan dengan semangat. Pada akhirnya, sang kakak yang terkenal dingin dan anti wanita itu menemukan calon pujaan hatinya. Keriuhan itu berhasil menyadarkan Imelda dari rasa terkejutnya. Wan

