Wanita, janganlah kamu memancing emosi lelaki yang benar-benar memujamu. Saat ia marah, dilumatnya kamu dalam asmara. *** Matahari pagi menyusup lembut di sela-sela kaca dapur yang masih ditutup gorden jaring-jaring. Di atas kompor, sudah ada panci sayur warna putih gading dengan hiasan bunga. Terdengar suara bergolak dari dalamnya. Di sebelah kompor, seseorang memotong wortel dengan sangat lembut dan perlahan. Seolah ia ingin agar potongan wortel itu sama dan presisi. Dengan lembut dibukanya tutup panci. Dimasukkannya potongan wortel satu per satu. Waktu sedang tak mengejarnya. Setelah semua potongan wortel masuk, ia mengaduk supnya dengan perlahan juga. Senyum terkembang lebar. "Masih akan ada sisa." *** Kayonna merasakan pipinya ditepuk-tepuk dan namanya disebut. Ini mulai sangat

