31 | The Difference

2285 Kata

Syauqi masuk ke kamarnya dengan langkah gontai. Wajahnya kusut dan lesu. Ia langsung merobohkan tubuhnya ke atas tempat tidur dengan posisi tengkurap. Membenamkan seluruh wajahnya ke dalam kasur empuknya. Beberapa detik Syauqi masih mampu menahan napasnya, ia langsung memutar kepalanya menghadap ke samping. Terlihat jika ada bekas air mata di ujung mata Syauqi. "Kenapa rasanya malah sedih banget setelah aku ungkapin perasaanku sama kamu?" Setelah Syauqi mengutarakan perasaannya pada Salma di taman tadi, Syauqi langsung memutuskan untuk pulang ke rumah lebih awal. Ia bahkan tak mengizinkan Salma mengucapkan sepatah kata apa pun setelah ia mengutarakan kejujurannya. "Kenapa rasanya sedih saat aku bilang kalau aku mau lupain kamu?" Syauqi berusaha membuka ponsel yang ada di tangannya. Ia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN