Chapter 16. One More Time

1789 Kata

REVAN Aku menatap keempat anak-anakku yang bermain di tepi pantai dengan riang. Mereka berlari ke sana kemari tanpa beban sama sekali. Membuatku iri melihat mereka yang bebas seperti itu. “Aku sudah membersihkan dapur. Masih ada makanan yang tersisa, bisa kamu makan untuk malam,” kata Demi yang menghampiriku di balkon dari dalam rumah. Dia sudah merapikan semua kekacauan yang dibuat anak-anak tanpa ada yang terlewatkan sedikitpun dalam waktu singkat. Sehebat itulah Demi mengurus rumah. Dia dapat memasak, membereskan rumah, mengurus anak-anak dengan cepat dan telaten. Dulu, aku tidak pernah mengira kalau dia adalah tipe wanita rumahan, dia sendiri bilang kalau benci dengan pekerjaan rumah. Kini saat kami berumah tangga, dia malah mencintai pekerjaan rumah dan sangat hebat melakukannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN