Bab 30

1400 Kata

Kaluna dan Jagat duduk berdua di teras depan, setelah menghabiskan makan malam mereka. Malam ini sedikit berbeda dengan malam-malam sebelumnya. Karena malam ini, langitnya benar-benar terlihat begitu pekat dan sepi. Tidak ada satu pun bintang yang menampakkan diri di atas sana. Hanya bulan yang muncul secara jelas, itu pun tidak bulat sempurna. Bulan tersebut benar-benar menampakkan dirinya seorang diri. Jagat menoleh ke arah Kaluna yang saat ini tengah menyeruput minuman hangatnya, sambil terus menatap ke depan. Lalu Jagat buru-buru mengalihkan wajah, begitu Kaluna menyadarinya. "Kenapa?" Satu pertanyaan lolos dari mulut Kaluna, yang mana membuat Jagat tersenyum. Entah sudah berapa kali Jagat tersenyum hari ini. Bahkan bisa dibilang, selama berada di dekat Kaluna, Jagat jadi mudah se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN