“Ya emang yang paling di inget dari Sherly tuh payud—eh—Gat?” Evan sontak menoleh, begitu ucapan Sean terbata diakhir. Ternyata, Jagat baru saja muncul. Dan itu membuat Evan sedikit salah tingkah. Mungkin karena sebelumnya ia ada main dengan mantan Jagat? “Ngapain lo berdua ngelihatin gue sampai segitunya? Nggak pernah lihat orang ganteng apa gimana sih?” Jagat benar-benar tidak mengerti dengan kedua temannya tersebut. Pasalnya, sejak kemunculannya, sampai dia duduk pun masih menjadi pusat perhatian kedua sahabatnya tersebut, Sean dan Evan. “Beneran udah nggak ketolong lo berdua,” lanjut Jagat, lalu sedikit berdecih malas. Melihat ada minuman yang masih utuh di atas meja, Jagat langsung mengambil salah satu dan meminumnya. Tentu sang pemilik minuman langsung mendengus kesal. Meskipun

