Mobil sedan berhenti tepat didepan rumah Tivania. Didalamnya Tivania masih sedikit bingung dengan keadaan sekarang. Awalnya ia pergi dengan Gavin yang datang menjemput. Tapi sekarang, ia pulang diantar Frans yang sekarang duduk tenang disebelahnya. Tivania menarik nafas panjang sebelum berkata, "Terima kasih. Aku pulang dulu." "Okay," sahut Frans. Lalu Tivania keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumahnya tanpa menoleh. Karena jika ia menoleh, ia yakin ia menginginkan Frans untuk bertandang ke rumahnya. Sayup-sayup suara mesin mobil menderu dan perlahan menghilang dari kejauhan. "Wah..ternyata anak mami sudah punya pacar," suara nyaring milik mami membuat Tivania terkesiap. Tidak menyangka mami-nya masih terjaga malam-malam begini. Karena biasanya jam sembilan mami sudah ber

