Tivania berlari sejauh mungkin untuk menghindari Frans. Ia merasa kecewa karrna merasa dibohongi. Ia mulai merasakan panas dimatanya, tapi sebuah tangan yang kokoh menahan lengannya. Membuat tubuh Tivania berbalik dan mendapati sosok Frans di hadapannya. "Tivania!" panggil Frans. "Dengarkan penjelasanku!" "Apalagi yang perlu dijelaskan? Aku rasa tidak ada yang perlu dijelaskan! Aku sudah tahu bahwa kalian telah membohongiku!" "Tiv, bukan maksudku kami membohongiku..." Frans menatap Tivania dengan pandangan mata menyesal. Sejak awal memang tidak ada niat seperti itu. Ia memang ingin belajar bersama dengan gadisnya. "Jangan bohong!" potong Tivania cepat. "Aku tidak berbohong! Kapan aku pernag bohong sama kamu!?" teriak Frans yang sudah ikut terbawa emosi. Perkataan Frans membuat Ti

