Rumah besar bak istana itu hanya menyisakan Bella dan Bia yang duduk berseberangan di sofa. Bahkan tidak ada pelayan-pelayan di sini, memang hanya ada Bia dan Bella. Bella tak henti nya menatap Bia yang tampak menatap lurus ke depan. Dia menyeka air mata yang kembali mengalir di wajah nya. Tangan bergetar nya lalu meraih sebuah kotak yang berada di belakang tubuh nya. Bia menunduk saat Bella mengulurkan kotak ke pangkuan nya. "Buka kotak itu. Kamu akan tau siapa berlian mama sebenarnya." Bella bersuara bergeter. Bia mengangkat kepala nya menatap Bella, lalu perlahan membuka kotak di pangkuan nya dengan tangan gemetar. Semakin tangan nya membuka kotak tersebut, semakin jantung nya berdetak cepat. Entah lah, dia tidak bisa membayangkan jika nanti kotak itu menyatakan bahwa dia bukan lah a

