Bia bersandar di bemper mobil milik Rian, seraya menunggu pria itu kembali dia mengeluarkan ponsel. Sudah hampir seharian penuh dia tidak memegang benda pipih itu, entah apa yang terjadi di dalam nya. Benar saja, sudah banyak miscall dan chat dari ketiga teman nya. Namun, lebih di d******i oleh Yuna. Ada lebih dari 10 kali panggilan tidak terjawab di sana atas nama Yuna, dan puluhan chat dari gadis itu. Ada yang berisi menanyai kabar nya, dimana dia sekarang, namun lebih banyak berisikan u*****n dan kata-k********r yang di tujukan pada nya. Tanpa sadar seulas senyum tipis terukir di wajah Bia, dia bisa bayangkan sekarang bagaimana wajah kekesalan Yuna terhadap nya, karna tidak mengangat telfon dan membalas chatan nya. Serta wajah khawatir Milka, dan raut mengantuk Rena. "Kenapa?" Bia t

