LIMA PULUH SATU

2725 Kata

Rena melirik Bia yang duduk di samping nya, setelah mobil nya berhenti tepat di depan pagar rumah gadis tersebut. Setelah ujian terakhir tadi berakhir, mereka berempat memang menghabiskan waktu bersama sebagai bentuk perayaan selesai nya ujian semester. Namun, sejak tadi hanya Bia lah yang paling banyak diam bahkan berbicara hanya bila di tanya. "Lo udah ambil keputusan kan? Kenapa sekarang lo lebih terlihat terbebani?" Rena membuka suara nya, tanpa mengalihkan pandangan dari Bia. "Lo pikir ini juga gampang untuk gue? Gue gak pernah ngambil keputusan yang sepengecut ini sebelum nya." Balas Bia tanpa melirik lawan bicara nya dengan pandangan terus lurus ke depan. "Iya lo pengecut." Lirih Rena, sembari menyandarkan kepala di jok mobil. "Dia tahu tentang kepergian lo ini?" Tanya nya. Bia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN