Alayya dan Atifa sedang berada di cafe Gilang. Satu jam yang lalu ia menelpon Alayya dan menyuruh Alayya untuk datang ke cafe. "Sorry ya lama. Biasa, orang penting" ucap Gilang dengan nada sombong. Namun Alayya dan Atifa tahu bahwa Gilang hanya bercanda dan sama sekali tidak bermaksud untuk menyombongkam diri. "udah datang daritadi, Al?" "Udahlah. Pake nanya lagi" jawab Atifa sewot. "Loh, Al. Ini siapa? Kok tiba-tiba nyambung? Padahal gue nanya sama Lo,Al" tanya Gilang pada Alayya sambil menunjuk Atifa yang duduk di samping nya. "s****n" Alayya hanya tersenyum kecil. Melihat Gilang dan Atifa tak pernah akur sudah menjadi hal biasa untuknya. "Tadi kakak suruh aku kesini ngapain?" tanya Alayya langsung. "Oh iya, astaga. Sampe lupa gue" Gilang menepuk keningnya. "Dasar kakek-ka

