40

2454 Kata

Dua jam rasanya berlalu sangat lama. Dokter akhirnya keluar dari pintu ruang UGD seraya membuka masker. "Wali pasien?" tanya dokter menghampiri Ken yang duduk di kursi tunggu. "Iya dokter, istri saya kenapa dok?" Tanya Ken panik. "Kita bisa bicara di ruangan saya, sementara pasien akan di pindahkan di ruang rawat." Balas dokter yang kisaran berumur empat puluh tahunan. Ken mengikuti langkah dokter tersebut. Sesampainya di ruangan yang berbau obat dan bernuansa putih itu Ken dipersilahkan duduk. Dokter yang Ken belum tahu namanya duduk di hadapan Ken dan menghembuskan napasnya sebelum mengungkapkan penyesalan. "Saya menyesal mengatakan hal ini pak." Ken tidak ada waktu untuk bertele-tele seperti di film. Ia sudah tidak sabar untuk mengetahui kondisi Dara. "Kenapa istri saya dok. to

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN