25

3058 Kata

Andra. Nama itu tidak ingin Dara dengar lagi. Karena nama itu ia kehilangan Naira. Dara ingin segera pergi dari sana. Dara juga tidak ingin Ken salah paham. Karena saat matanya dan Ken bertemu, rasanya Ken sudah ingin membunuhnya. Dara takut. "Dara ….," panggil Andra lagi. "Ken ayo pergi." Ucap Dara yang ingin sekali menangis. Namun Ken tak berkutik, ia hanya diam memperhatikan dengan mata tajamnya, seolah siap mencabik tubuh Dara dan Andra. "Siapa dia Dara?" tanya Andra. Ia sangat takut ucapan Naira benar, kalau Dara sudah menikah. "S... suami aku." Dara tercekat. Ia sudah sangat ketakutan. Ken pasti akan marah besar padanya, Dara melihat jelas rahang pria itu semakin mengeras. Belum lagi Dara sendiri masih marah kepada Andra. Sesak di dadanya bercampur menjadi satu, antara ketaku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN