35

1104 Kata

Ken memperhatikan Dara yang tak berhenti menatap wajah ibunya. Entah apa yang di gumamkan gadis itu sedari mereka sampai. Yang ia lakukan hanya terdiam menatap wajah ibunya yang semakin hari semakin mengkeriput. Mungkin Dara sedang mengadukan semua perilaku Ken terhadapnya? Pikir Ken menuduh tanpa bukti. Tangan Dara mengelus tangan ibunya pelan, sesekali menciumi punggung tangan ibunya. Sudah setengah jam berlalu tapi Dara betah berada di samping ibunya itu. Memang ia hanya diam, tapi hatinya tak bisa diam menyuarakan apa yang hendak ia bicarakan dengan ibunya. Jadi ini yang Ibu rasain saat ayah berubah? Dara bisa bayangin ketakutannya ibu sama ayah yang dulunya lembut berubah menjadi monster. Ibu... Dara ngerasain hal yang sama. Semakin hari, Ken berubah dan buat Dara ketakutan. Lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN