3 tahun kemudian. Daniel menatap keluar jendela, menikmati keindahan kota Oxfordshire yang dilewatinya. Cowok itu terlebih dahulu pergi ke apartemen Rizal—Kakak Via. Via, Daren dan Cakra akan menyusul. Mereka bilang ingin mampir dulu ke sebuah tempat, namun Daniel tidak tau mereka akan pergi kemana. Hingga lima belas menit kemudian, taksi yang ditumpangi Daniel berhenti didepan gedung apartemen yang ditempati Rizal. "Thanks you." ucap Daniel setelah memberikan sejumlah uang. Daniel masuk kedalam gedung apartemen pencakar langit tersebut sembari memijit pelan lehernya yang terasa pegal. Jika bukan karena paksaan Via dan Daren yang memaksanya untuk ikut menonton pertandingan basket kelas dunia sekalian berlibur, Daniel tidak akan mau pergi jauh-jauh ke London. Daniel menekan bel keti

