“Ceritakanlah tentang peragaan kostum selam kemarin!” perintah Juno dengan intonasi khas Wangsa Sebelas. Juno duduk dengan santai, bertumpang kaki. Pikiran Juno ribut sendiri. Apa kau melihat diriku di smartTV? Katanya penayanga peragaan kostum itu diulang-ulang. Kau pasti melihatku. Bagaimana? “Kau pasti sudah dengar dan mengulang-ulang tayangannya dari smartphone khususmu. Aku bahkan melihatmu hadir diantara undangan istimewa.” Kata Shachi sambil membereskan kamar. Sachi mengerutkan kening. Baginya itu, tuannya itu nampak bego, dan mengundang tawa. Orang buta datang untuk ‘menyaksikan’ peragaan kostum. Oh... hello... apa Cuma aku saja yang punya selera humor? Pikir Sachi aneh. “Kau melihatku?” Juno agak melambung, bahwa

