BAB. 10. SI MATA HIJAU (bagian 2)

1817 Kata

    Kebun sintetis Pari Pesiar.             Zia  masih asyik dengan bibit-bibit cabe yang baru. Tanaman yang lemah dan menggantungkan nasibnya pada manusia terangkat pasrah dari tempatnya semula di dalam botol kultur jaringan.             Bidudip baba Bidudip baba. Lagu dangdut nada pasar pantura, daerah pesisir jawa.  Itu nada khusus smarphone bila ada panggilan dari Sachi.             “Halo.” terdengar suara Shachi  dari smartphone milik Zia cukup membangunkan keasyikannya. Lho? Shachi?  pasti ada hal penting.             “Hai! Tumben, biasanya kamu lagi asyik sama si buta yang tampan itu.” Sambut Zia.             “Aku ada di kamar.” suara Shachi melemah. Sachi memperlihatkan bantalnya.             “Kenapa?” Zia dapat melihat interior kamarnya yang sumpek dengan jelas lewat sma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN