“Oooh atlet selam? Pantas saja.” Moran, si David tua, mengunyah cha Kangkung-laut. Masakan yang sengaja dipesan dan rasa ekstra pedas. Mereka, Moran dan Magenta sedang membicarakan kehebatan gaya Roro saat menampilkan baju selam mutakhir ciptaan Jatnika. Kini, mereka nampak semakin akrab. Magenta adalah jurnalis yang ‘diwaspadai’, sehingga wangsa sebelas akan berhati-hati bila bergaul akrab dengannya. Sedangkan Moran, adalah lelaki tua yang tak dikenal siapapun. Kehadirannya dianggap seperti angin saja. Tak nampak, tapi mungkin bisa dirasakan. Jadi keduanya seperti saling menemukan kehilangan. Magenta dan Moran tak canggung lagi tampil berdua. Ini adalah makan siang bersama yang ke empat kalinya bersama Magenta. Ia berhasil membujuk Magenta

