Princess dadakan

1211 Kata

Mobil hitam panjang itu meluncur mulus melewati deretan pepohonan rindang yang berjajar rapi di Avenue Foch, salah satu kawasan paling elite di dunia. Jalanan lebar dengan bangunan bergaya Haussmann di kanan kiri seakan menegaskan ‘hanya mereka yang bernapas dengan uang yang bisa tinggal di sini.’ Loli menatap dari balik jendela, bibirnya sedikit terbuka. Rumah-rumah mewah berjejer, bukan sekadar rumah, lebih mirip istana mini yang dipamerkan di majalah arsitektur. “Serius ini rumah orang? Gue kira ini museum atau embassy…” gumamnya pelan, nada suaranya campuran antara kagum dan minder. Saat mobil berhenti tepat di depan gerbang besar berukir lambang keluarga White, Loli refleks menelan ludah. Gerbang itu terbuka otomatis, dan pemandangan di baliknya membuatnya makin tercengang, halaman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN