Malam Pertama

1180 Kata

Ivan keluar dari kamar mandi dengan langkah percaya diri, atau setidaknya ia berusaha terlihat begitu. Rambut masih basah, piyama tidur warna biru dongker sengaja dikancing sampai d**a, memperlihatkan otot hasil gym yang tak pernah libur. Ia meraih botol parfum. Sst... sst... sst... Jumlah semprotannya sudah tidak bisa dihitung pakai matematika normal. Ini bukan pakai parfum, ini mandi pakai eau de toilette. Ia berdiri sejenak di depan cermin, menatap bayangannya. Cahaya lampu kamar memantul di matanya, menciptakan siluet yang nyaris dramatis. “Malam ini kamu milikku, Loli…” gumamnya sambil tersenyum ke arah bayangannya di cermin. Namun tiba-tiba ia berhenti. Ekspresinya berubah, alisnya mengernyit. “Oh Gosh! Aku kedengeran kayak psikopat h***y,” gerutunya sambil menepuk pipinya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN