“Calvin tunggu!!” teriak Sofi. Lesya yang telah berhasil keluar dari dalam restaurant mulai menoleh ke arah Sofi yang baru saja keluar dari dalam restaurant untuk berlari mengejar Calvin. Langkah Lesya terhenti lalu menghadap Sofi yang terus menatap langkah Calvin yang berjalan menuju sepeda motornya. “Jangan pernah ganggu Calvin lagi setelah ini, gue pastiin kalau dia udah gak akan mau dengar penjelasan apa-apa lagi dari lo. Jadi gue minta ke lo untuk jauh-jauh dari Calvin.” tegas Lesya sebelum akhirnya kembali melanjutkan langkahnya untuk menghampiri Calvin. Calvin terduduk di motornya, wajahnya terlihat begitu emosi dan juga kecewa. “Mau langsung pulang aja?” tanya Lesya dengan ragu-ragu. Calvin mengangguk pelan lalu segera melajukan sepeda motornya ketika Lesya telah ikut b

