Ketika baru saja kembali melangkahkan kaki keluar dari ruang kelas 10 IPA 3, Celine, Adit dan juga Merry berpapasan dengan Lesya yang tengah melintas bersama Danish. “Woah, apa nih?” Dengan raut wajah yang sedikit terkejut, mata Lesya melirik ke tangan Merry yang melingkar erat di lengan Adit. Merry yang kemudian menyadari arah lirik mata Lesya pun segera melepaskan rangkulannya, dengan wajah yang meledek, Lesya pun kembali bertanya, “Jangan bilang kaliaaan..” Celine mengangguk dengan sigap, “Yap, Merry sama Adit sekarang resmi pacaran!” ujar Celine. Lesya menanggapinya dengan raut wajah yang gembira namun masih sedikit sulit untuk percaya, “Woah, gue gak nyangka kalau akhirnya kalian bisa pacaran. Karena berdasarkan cerita yang gue denger dari Celine, kalian itu katanya udah kayak T

