Episode 32

1684 Kata

Dengan wajah yang gembira, seorang gadis menatap lurus ke arah cermin. Melihat dirinya yang kini tengah berdiri dengan mengenakan seragam putih abu. Masa putih birunya berjalan begitu singkat, tidak ada yang kejadian yang benar-benar menarik selama ia menghabiskan waktunya selama 3 tahun berada di sana. Ia hanya terus menjalani rutinitas berangkat ke sekolah, belajar lalu kembali pulang ke rumah. Kabar baiknya, ia dan kedua sahabatnya telah berhasil masuk ke Nusa Prestasi meski ketiganya tidak pernah berada di kelas yang sama selama 3 tahun bersekolah di sana. Kabar buruknya, hingga lulus dari sana, ia masih belum bisa menemukan seseorang yang berhasil membuatnya melupakan cinta pertamanya, Keenan Haldis. Kini tangan gadis itu mulai meraih sebuah bingkai foto yang berdiri tegak di atas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN