Episode 19

1745 Kata

Ketika tengah asyik mendalami materi di atas meja belajar sambil menunggu jam makan malam tiba, seseorang mengetuk pintu kamarku.   “Cel, Kakak boleh masuk?” teriak Kak Alice dari luar.   “Masuk aja Kak, gak Celine kunci.” Beberapa lama kemudian, handle pintu bergerak hingga akhirnya pintu terbuka dengan perlahan. Kak Alice yang telah kembali menutup pintu pun mulai berjalan menuju kasurku.   “Ada yang mau Kakak bicarain sama kamu.” ujar Kak Alice setelah menduduki ujung kasur. Aku yang semula menghadap ke meja belajar yang posisinya membelakangi kasur mulai memutar kursi untuk menatap Kak Alice.   “Iya, mau ngomongin soal apa Kak?” tanyaku kemudian. Kak Alice sempat menghela napas panjangnya terlebih dahulu sebelum memberitahukan apa yang akan ia sampaikan padaku.   “Untuk berhasi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN