setelah kepergian kak Adriyan , aku
masuk ke kamar dengan perasak an
tidak karuan , aku sangat sangat
bahagia .
tanpa aku sadari hari sudah semakin
sore , ternyata aku ketidur dari tadi siang
kuingat ingat wajah kak Adriyan lagi
sungguh laki laki yang tampan , ramah ,
jentel juga . senyuman terus saja terukir
di wajah ini .
drettt drettt drettt ponsel ku bergetar
tanda ada panggilan masuk . ku ambil
benda pipih itu ,,, ternyata ada 12
panggilan tak terjawab dari kakak ku di
di desa .
segera ku telpon balik no itu dan
betapa terkejutnya aku saat mendengar
kabar bahwa bapak di rawat di rumah
sakit .
" assalamualaikum kak "
" waalaykumsalam Wa ,,, kakak dari tadi
tlpon kamu tapi kok nggak di angkak
angkat "
" iya maaf kak ,,, tadi Wawa ketiduran ini
juga baru bangan ,,, tumben kak Hasan
tlpon ada apa kak "
" besok kamu pulang ya Wa ,, bapak di
rawat di rumah sakit "
" bapak kenapa kak " tangs ku pecah
seketi mendengan bapak di rawat di
rumah sakit .
" udah nggak usah nangis besok kakak
jelasin sekarang kakak masih sibuk
ngurus Biya bapak dulu ,,, ya udah ya Wa
assalamualaikum "
" waalaykumsalam "
hati yang tadinya bahagia kini
merasa sesak dan sangat khawatir akan
keadaan bapak .
bapak yang selalu terlihat sehat dan
selalu tersenyum ramah
kini terbaring lemah di rumah sakit .
ku keluar kamar dan mencari nenek
di kebelang rumah .
aku memberitahu nenek soal bapak yang
dirawat di rumah sakit .
nenek juga khawatir keadaan bapak
nenek juga mengizinkan aku untuk
pulang kedesa beberapa hari .
untung juga lagi libur sekolah jadi nggak
ada masalah jika aku nginap terlalu
lama .