“Ahahahah!” Sasa malah tertawa dengan lebarnya. “Maaf, itukan hanya keusilan masa mudaku dulu. Aku sekarang tidak akan melakukannya, dan berkat kamu dulu aku tidak sampai dibawa ke hotel oleh sugar daddyku itu.” “Lalu, sama kekasih kamu ini apa kalian sudah--?” Belum sempat Sasa menjawab tiba-tiba Nafa sudah keluar dan menghampiri Ibunya dan Sasa. “Eh! Kamu cantik sekali memakai baju itu. Nanti Tante Sasa akan membelikan kamu pakaian renang buat kamu, Sayang.” “Tidak perlu, Tante. Aku pakai ini saja, jadi Tante Sasa tidak perlu memberikan baju renang untukku.” “Ini kurang bagus modelnya, nanti Tante akan berikan yang lebih bagus dari ini.” “Tidak perlu seperti itu, Sa.” “Kamu diam saja, Nadia. Aku tidak membelikan untuk kamu, tapi aku membelikan untuk keponakan cantik aku ini. Ya sud

