Bab 50 ( Istri Pak Danu Sakit )

1056 Kata

Fabio yang melihat hal itu tampak tersenyum kecil, Nadia yang melihatnya malah mengerucutkan bibirnya. Dia bingung kenapa pria di depannya itu malah bisa dia senyum padahal Nadia sedang tampak cemas memikirkan keadaan Ibu Ranti. “Kamu senyum sendiri begitu kenapa? Apa ada yang lucu?” “Tidak ada, memangnya aku tidak boleh senyum melihat sikap menggemaskan kamu saat kamu cemas begitu? Kamu mirip sekali dengan Nadiaku saat dia sedang cemas begitu.” Nadia yang mendengar ucapan Fabio seketika melepaskan jari-jarinya dari mulutnya dan dia bersedekap sambil mondar mandir sekarang di depan ruangan menunggu dokter keluar. Tidak lama dokter keluar dan berbicara dengan Fabio. Nadia yang memperhatikan mereka bicara, walaupun tidak mengerti, tapi Nadia memperhatikan bahasa tubuh Fabio yang seolah m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN