Wanita paruh baya itu langsung memeluk Nadia. “Hati-hati ya, Nadia.” Bi Ima dan Sasa gantian memeluk Nadia, tampak guratan sedih dari wajah Bi Ima karena memang Nadia tidak pernah pergi jauh selama ini. "Tolong jaga Nafa untukku, Bi." Bi Ima mengangguk dan Nadia berjalan keluar menunggu di teras depan rumahnya. Tidak lama mobil Fabio datang dan Nadia langsung menghampiri Fabio dan mengajaknya berangkat sekarang. Dua wanita yang berada di dalam rumah Nadia hanya bisa mengintip dari jendela tanpa diketahui oleh Fabio. “Bi, menurut Bi Ima, kira-kira Nadia bakal bisa balikan sama Fabio tidak?” “Kalau bibi ingin Nafa bisa berkumpul dengan ayah dan Ibunya, seperti keinginannya selama ini.” “Ya semoga saja karena hal ini mereka nanti bisa kembali timbul rasa-rasa cinta yang dulu pernah mere

