"Tapi ini aneh Lon. Dean baru pertama kali kayak gini. Dia ga pernah ngelewatin satu kali pun ulang tahun aku." ujar Dalila masih menangis saja. "La please. Disini udah ada gua La. Lo tahu kan gua ini calon tunangan Lo La. Ya meskipun gua ga tahu apa gua ini bisa bahagiain Lo atau ga. Cuman gua mohon, jangan cari-cari Dean. Besok juga dia bakalan datang entah di hari keberapa. Tapi please untuk sekarang jangan bahas Dean terus. Gua juga punya hati La. Gua ga mau marah-marah kayak dulu lagi ke Lo. Jadi gua sekarang pamit mau pergi dulu, Lo tenangkan pikiran Lo dulu." ujar Dillon yang mana kali ini Dillon sudah beranjak meninggalkan Dalila yang masih duduk saja. Dalila saat ini tampak menatap ke arah Dillon dan ia pun sadar juga. Ia sadar bahwa dirinya kali ini sudah menyakiti Dillon maka

