38

1534 Kata

Mata Kaafi dan Dillon masih saling menatap dengan pandangan tajam dan seperti berapi-api. Dalila pun saat ini menyiapkan diri untuk menjawab. "Sweetheart? Siapa dia? Gua ga suka sama tatapannya babe." ujar Kaafi yang kini sudah didekati oleh Dillon yang seperti ingin menghabisi Kaafi. "Dillon aku bisa jelasin kamu disini dulu." ujar Dalila kepada Dillon. Kemudian setelah itu Dalila meminta kepada Dillon dan Kaafi untuk duduk di kursi ruang tamu. Mereka berdua sudah duduk dan Dalila ada di tengah mereka. Saat ini tatapan mereka masih terlihat saling mengintimidasi. "Ok jadi Kaafi kenalin ini Dillon, cowok gua. Jangan marah dulu, marahnya nanti dulu biar gua jelasin." ujar Dalila karena Kaafi sudah ingin melakukan protesnya karena apa-apaan Dalila sudah punya pacar ia tak tahu. "Jadi Kaa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN