“Calon istri aku pintar” asalkan kamu tahu aku itu udah mau dijodohin dengan mama tetapi aku enggak tahu dengan siapa semoga aja jodohnya kamu “Mau ikut enggak” tanya kakak Gigis yang dari tadi mau cepat-cepat pergi enggak tahu kenapa mungkin capek tapi capek kenapa atau bosan bisa jadi sih kalau bosan “Ya sudah siap-siap dulu” mereka semua pada masuk kecuali Farhan, Firhat, dan Fikran “Fikran kamu nembak Bella” tanya ku sambil sedikit tertawa karena enggak nyangka aja bisa jadia sama Bella “Salah ya” tanya dia dengan mengangkat alis “Enggak salah sih, cuma penasaran aja kenapa suka sama Bella” yang di tanya aku yang jawab malahan kak Gigis, iya sih aku juga penasaran apa alasannya kok bisa mau “Bella itu baik, cantik, seleb, dan anak orang kaya, panari, model, dan pintar siapa yan

