"Aku tahu itu hobi dia tapi enggak begitu juga bisa kan kemarin sebelum putus hubungan Aku sama dia baik-baik aja kan tapi kenapa dia begitu sama Aku apa salah Aku Kal, Aku sayang sama dia Haikal gie cinta sama dia tapi kenapa harus begini sih..." aku menangis dengan deras "Sudah ih Sell nanti aku tanya apa sebapnya dia begitu, sekarang kamu yang tenang enggak usah dipikirin lagi," Haikal melihat aku lewat kaca spion "Makasih Kal sudah memberi yang terbaik !" aku memeluk Haikal dengan erat Entah kenapa aku lebih nyaman sama Haikal rasanya tenang aja kalau ada dia enggak ada pikiran lagi, dia bisa membuat otak aku lebih fres, tenang aja kalai dekat dia, apa aku suka tapi enggak ada perasaan itu melihat dia dekat dengan Tia aja aku enggak marah apa lagi dengan cewek lain. "Sell kenapa ka

