“jadi maksud mu sayang, kau ingin aku yang membeli semua bahan yang diperlukan. Itu tidak benarkan sayang” lanjut Ali sambil menggelengkan kepalanya ia berharap itu tidak akan terjadi. “kau benar sekali sayang, ah makin sayang saja padamu karena kau sangat genius” ujar Aletha tersenyum lalu mencium pipi Ali, “disini juga sayang” ujar Ali menunjuk bibirnya, dengan senang hati Aletha melakukanya. Ia mencium sekilas bibir Ali, membuat Ali tersenyum puas, “Cuma ini yang harus aku beli sayang?” tanya Ali membuat Aletha menganggukan kepalanya, “baiklah, aku akan membeli nya, sebentar aku akan menggenti pakaian sebentar” ujar Ali yang langsung dihalangi oleh Aletha, “kenapa sayang?” tanya Ali ketika Aletha menghalangi jalannya, “tidak boleh mengganti pakaian” ujar Aletha cemberut, Ali menga

