pulang kerja, Ali menjemput Aletha mereka pulang bersama, ditengah jalan Aletha tertarik dengan pasar malam yang sudah ramai walau pun belum malam. “mau bermain?” tanya Aletha membuat kening Ali berkerut “itu” tunjuk Aletha keluar mobil menunjuk pasar malam, Ali mengangguk mengerti lalu melajukan mobilnya ketempat dimasa Aletha mau. Mereka turun dan melihat pasar malam, mulut Aletha bahkan tidak sadar sudah terbuka. Aletha sangat jarang kepasar malam dan kalaupun pergi ia tidak pernah melihat pasar malam pada sore hari. Ali tersenyum menatap Aletha, lalu menutup mulut Aletha. “ditutup sayang, nanti nyamuk masuk” ujar Ali jahil membuat Aletha cemberut. Tapi hanya beberapa detik, detik kemudian Aletha sudah tersenyum lagi. Mereka menyoba berbagai makanan yang ada dipesar malam dari kaca

