makan bersama fadhil

499 Kata
setelah semua makanan di meja sudah habis tak tersisa, aku langusng bergegas kembali ke ruangan ku,meneruskan tumpukan berkas di meja yang belum selesai, begitupun dengan anggi, dina dan vera,  mereka bergegas pergi meninggal kan kantin karena jam istirahat pun telah habis, setelah sampai di ruangan ku, aku langsung mengerjakan semua berkas'' dengan sangat teliti. tok .. tok .. tok.. suara ketukan pintu ruangan ku, masuk kataku '' melda '' honey ini makanan yang kamu mau, '' fadhil '' setelah mendengar suara nya aku langsung mendongak dan melihat ke arah suara berasal, kulihat fadhil tengah berdiri sambil tersenyum dan menenteng beberapa kresek yang isi nya makanan kesukaan ku '' melda '' duduk lah dulu honey, pekerjaan ku tinggal sedikit lagi, jika ku tinggal makan dulu, nanti aku malas mengerjakan kembali jika sudah kekenyangan , hehehe '' melda '' baiklah honey, cepat selesaikan kerja mu, ku tunggu di sofa '' fadhil '' ok honey '' melda '' honey, mana makanan kesukaan ku , tanya ku sambil berjalan ke arah fadhil '' melda '' duduklah dulu honey, biar aku siapkan makanan nya, hehehe '' fadhil '' baiklah, kulihat beberapa makanan yang sudah di keluarkan dari kantong kresek dan di tata di atas meja, aku heran mengapa banyak sekali makanan nya, aku pun bertanya, honey kenapa makanan nya banyak sekali yang beli '' melda '' aku sengaja beli untuk ku juga honey, agar kita bisa makan bersama di kantor mu '' fadhil '' ahh begitu, baiklah ayo sekarang waktu nya makan, aku pun tersenyum senang memandangi satu persatu makanan yang ada di atas meja adalah makan kesukaan ku '' melda '' honey aju sudah kenyang, perut ku sudah tidak mampu lagi menerima semua makanan ini, keluh ku '' melda '' tidak bisa honey kita harus menghabiskan semua nya, kita tidak boleh membuang'' makanan kan '' fadhil '' huh ini semua salah mu honey kenapa kau membeli banyak sekali makanan, padahal kita hanya makan ber 2 saja, protes ku. '' melda '' jangan potes saja honey, kemari aku suapi lagi habis kan seluruh makanan ini honey '' fadhil ' akupun hanya pasrah` menerima suapan dari fadhil, dan tak terasa semua makanan yang berada di meja, semuanya telah berpindah ke prut ku dan juga fadhil, aku merasa lega semua telah habis, karena perut ku sudah tidak mampu lagi menerima suapan dari fadhil lagi. '' melda '' huh akhir nya habis juga semuanya, lain kali aku tidak akan pernah menyuruh mu membelikanku makanan honey, cukup hari ini saja,  belum sempat melda melanjutkan protes  nya, fadhil langsung membungkam mulut melda dengan mulut nya, emmmbb .. embbhh honey sudahlah jangan banyak protes honey nikmati saja, dan fadhil kembali membekap mulut melda dengan mulut nya, dan semakin lama menjadi lumatan yang saling memenuhi rongga mulut kedua nya, semakin lama menjadi panas dan meningkat kan gairah kedua nya, dan langsung mereka menyudahi lumatan di bibir mereka, karena takut tidak bisa mengontrol diri dan takut melakukan kesalahan yang fatal, mereka pun segera keluar dari ruangan dan segera pulang ke rumah masing''.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN