"Mommyyyyy Daddy dipipisin Dek Ijal lagiiiii," Teriakan membahana Ale membuat Anna seketika menghentikan aktifitas memasaknya. Ia menoleh sejenak ke lantai atas kemudian mematikan kompor. Melepaskan apron, "Kenapa lagi itu," gerutunya karena memang, setelah kelahiran putra kandung pertamanya, buah hatinya bersama Dipta, keadaan rumah semakin ramai. Sesampainya di kamar Ale, Anna berkacak pinggang menatap Dipta yang shirtless dengan menjinjing kaosnya yang sudah basah dan mengeluarkan bau, sedangkan Ale tampak sedang tertawa tawa bersama adik kecilnya, walaupun Anna yakin bayinya itu tidak tau apa yang sedang ditertawakan oleh kakaknya. "Rizal ngompol lagi, Mom." Adu Dipta lalu nyengir tak enak hati saat melihat wajah lelah Anna. Anna menggeleng lalu segera meng
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


