Deal

1154 Kata

                       Dipta melirik jam tangannya berkali kali, jam sudah menunjukan pukul 1 siang, dan Anna sama sekali belum menginjakan kaki dikantornya. Ditambah lagi Ale yang sedari tadi merengek ingin bertemu Anna membuat Dipta memijat pelipisnya lelah. Ia merogoh sakunya, mengambil ponsel lalu segera mendial nomor yang sudah ia hapal diluar kepala. Setelah bunyi sambungan ke-4 terdengar, akhirnya seseorang disana menjawab telfonnya. "Kamu dimana, Anna?" tanya Dipta to the point. Beberapa detik hening, tak ada sahutan disana, yang terdengar hanya isakan kecil membuat Dipta agak cemas. "Anna kamu dimana? Kenapa?" Anna bergumam, mengatakan dimana ia sekarang, meminta izin untuk tidak ke kantor lalu memutuskan sambungan telfon sebelum Dipta menjawab. Jantung Dipta berdebar ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN