Bab Enam Belas

1910 Kata

"Vira...." Sebuah panggilan menyapa indera pendengaran. Suara yang tak asing lagi di telinga. Mas Alvin??? Ada apa lagi ia menemuiku? Tak cukupkah seribu kata 'tidak' yang telah kusampaikan lewat balasan pesan w******p yang ia kirimkan kemarin? Apalagi sekarang permohonan gugatan cerai sudah kuajukan ke pengadilan agama. Aku bersumpah tidak akan pernah mencabut gugatan itu karena keputusanku sudah bulat, tak mau lagi kembali padanya! "Vira, kamu sudah bulat memutuskan ini?" Mas Alvin mengacungkan lembaran surat panggilan sidang gugatan cerai yang akan dilaksanakan besok pagi di pengadilan agama setempat. Tadi siang aku juga sudah mendapatkan surat yang sama. Itu sebabnya aku tahu yang diperlihatkan Mas Alvin adalah surat panggilan menghadap sidang besok pagi. "Insyaallah, Mas" aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN