Darren dan Zeline sedang berada dalam mobil yang dikendarai Yadi menuju pulang. Darren mengusap tangan istrinya dengan hand sanitizer. "Bekas nonjok pengkhianat, penuh kuman harus dibasmi," ucap Darren. Zeline menatap lekat suaminya. Pasti sedih ketika sahabat terbaikmu, berkhianat. Menyimpan rasa iri padamu selama bertahun-tahun. Zeline tidak tahu rasanya karena ia tak punya sahabat, apalagi yang seperti Kresna, tapi wanita itu bisa merasakan kekecewaan dan kesedihan sang suami. "Mas jangan sedih, 'kan ada aku." Zeline memeluk suaminya erat. Darren membalas pelukan itu tak kalah erat. "Memang kenapa kalau ada kamu?" tanya Darren hanya ingin menggoda istrinya itu. "Aku 'kan istri yang segala bisa, bisa cantik, bisa imoet, bisa seksi, bisa seram. Mas enggak akan bosan sama aku," ungk

