Chapter 48 : Belum menyerah

1573 Kata

Darren menggeleng mendengar mulut berbisa Fenny menghina istrinya. Dia bilang apa? Istriku tidak ada apa-apanya dengan Septya si ondel-ondel wanita halu. Fenny sepertinya rabun parah. Karena sudah tidak tahan, akhirnya Darren keluar dari persembunyian. "Wah, wah, wah benar-benar tidak tahu malu. Bertamu ke rumah saya dan menghina keluarga saya. Hebat sekali kamu wanita tua." Darren melangkah masuk dan duduk di sofa single sementara Zeline diminta duduk diapit kedua orang tuanya. Darren menatap tak suka Fenny dan Septya. "Sepertinya saya pernah mengatakan kalau masih mengusik keluarga saya, saya pun akan mengusik keluarga kalian. Saya sebenarnya tidak peduli ya, walau Om Haris itu paman kesayangan istri saya dan juga sahabat papa saya, tapi kalau istrinya model Anda, beliau juga aka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN