Nabila kini telah memikirkan bahwa kemungkinan ia bisa minum karena dirinya saat ini aman karena ada Mark dan Vano di sini jadinya ia bebas. Akhirnya ia memesan beberapa botol minuman beralkohol yang akan ia minum. Kemungkinan besar hari ini akan minum dengan Mark dan Vano. Mark dan Vano belum mengetahui bahwa saat ini Nabila sedang merasa patah hati. Sejujurnya Nabila juga tidak ingin jika mereka mengetahui hal ini karena jika mereka mengetahui kemungkinan besar ia hanya akan ditertawakan saja oleh mereka jadinya ia tidak akan mengatakan apapun kepada mereka berdua secara sadar. Karena jujur saja ia tidak tahu jika nanti ia sedang mabuk ia akan mengatakan hal yang memalukan atau tidak. "Huh apa setelah ini nanti gue bisa ngelupain lo Ragil? Gua pingin banget bisa ngelupain Lo, tapi apa

