Setelah cukup lama melakukan wawancara dengan para pelamar yang ingin mengisi posisi sekretarisnya, akhirnya Felix sudah menentukan pilihannya. Ia meminta kepada Shinta untuk menghubungi seseorang yang sudah dipilihnya menjadi sekretarisnya agar datang ke kantor besok jam sepuluh pagi. Walau sebelumnya Felix telah mengenal calon sekretaris barunya tersebut, ia berharap Mariska bisa bekerja secara profersional. Ia memilih Mariska karena di antara para pelamar, perempuan itulah yang sesuai dengan kriteria yang dicarinya. Ia selalu meyakinkan dirinya jika Mariska pasti berbeda dengan Priska. Apalagi Mariska juga mengatakan jika ia sangat membutuhkan pekerjaan saat ini karena sang ibu tengah sakit dan sedang diopname. Hari ini Felix lebih bersemangat menyelesaikan pekerjaan kantornya, menging

