Bab 129

1155 Kata

Anggita menatap wajah Ranita yang tertidur pulas setelah melakukan panggilan videocall dengan Radhika. Memang benar adanya darah lebih kental dari pada air. Ranita padahal baru mengetahui Radhika kurang lebih satu bulan belakangan ini namun Ranita kini begitu dekat dengan Radhika. Anggita bukannya tidak senang melihat kedekatan Ranita dengan Radhika. Anggita justru senang dan merasa lega karena tidak ada lagi rahasia yang ia simpan dan menghantui dirinya. Anggita mulai teringat dengan ucapan Mario. Anggita memandangi Ranita dan menghela nafas panjang. Ranita adalah korban keegoisan dirinya. Ranita tumbuh tanpa ayah kandungnya karena ego Anggita yang menolak memberitahukan pada Radhika mengenai keberadaan Ranita. Anggita menghela nafas panjang lagi dan lagi mengingat apa yang sudah terjadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN