SI MURNI.

1608 Kata

Aku bisa terbang.       Aku sungguh-sungguh bisa melayang.       Tanpa mantra khusus, atau sekolah dulu di sekolah para penyihir, atapun sapu terbang ajaib.       Saat kakiku menjejak tanah ladang, kakiku terasa begitu kuat dan mantab.        Kupandangi sekeliling.        Kekacauan.       Kaum gelap telah membuat tempat indah dan suci ini menjadi mimpi terburuk yang bisa dilihat oleh seorang manusia.        Dengan anak panah tersandang dipunggung, dan busur ditangan, aku mulai berjalan perlahan melewati pusat medan peperangan.        Mengangkat busur dan anak panah, saat sudah selesai menentukan dan mengunci target, aku melepaskan anak panah.       Tiga anak panah.       Empat anak panah.       Melesat cepat.       Menembus kepala, jantung dan bagian apapun dari Underdark. Sang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN