“Maafin papa ya anak yang masih di dalam kandungan mama.. Papa bukan ayah yang baik untuk kamu nak.. Papa sempat mengabaikan kamu.. Maafin papa yaa nak..” Air mata Ardi pun ikut menetes setelah membelai perut sang istri dan meminta maaf pada janin yang berada di dalamnya. Ardi sudah sadar, dia sudah menyesal. Mona pun bisa menyunggingkan senyum bahagia dalam tangisannya. Ardi sudah menyadari semua kesalahannya. Baik pada Key maupun pada Mona. Kini dia ingin berubah menjadi lelaki yang lebih baik dan lebih bertanggung jawab terhadap keluarganya. Lalu bagaimanakah dengan Siska? Apakah dia juga sudah benar-benar menyesali semua yang sudah dia lakukan? *** “Siska, bagaimana dengan lelaki yang papa kenalkan kemarin? Dia tampan kan? Gak kalah tampan dengan Irwan.” tanya Pak Subiantoro p

