“Aku tetap gak bisa, maafin aku. Kali ini aku harus menggunakan logikaku untuk menentukan masa depanku. Aku gak mungkin ngebiarin kamu menceraikan istrimu hanya untuk kembali padaku. Maafin aku” setelah mengucapkan kalimat tersebut Key bangkit dari tempat duduknya untuk meninggalkan Ardi. Namun Ardi mencegahnya dengan memegang tangan Key. “Aku mohon Key, aku benar-benar mohon. Beri aku satu kesempatan lagi untuk memperbaiki semua kesalahan aku di masa lalu” bulir air mata jatuh membasahi pipi Ardi. Hal itu juga membuat Key menitihkan air matanya. Namun Key tetap pada pendiriannya. Dia akan mencari kebahagiaan untuk dirinya sendiri tanpa harus merusak kebahagiaan orang lain. *** Ardi keluar dari mobilnya kemudian berjalan dengan lunglai memasuki rumahnya, melewati ruang tamu lalu m

