“Loh kamu kan … Key?” lelaki tersebut sepertinya mengenali Key. “Memangnya saya salah bicara? Kamu kan kupu-kupu di klub malam yang biasa saya datangi. Tapi katanya kamu sudah lama tidak bekerja disana lagi. Kamu di klub mana sekarang? Saya sudah lama mencari-cari kamu tetapi kita malah bertemu disini” Key mengerutkan dahinya mendengar pernyataan yang keluar dari lelaki tersebut. “Itu kan masa lalu kamu! Gak ada yang berhak mengungkit masa lalu kamu di hadapan aku. Kali ini si David itu bisa selamat karena kamu menarikku pergi. Tetapi sekali lagi aku mendengar David mengungkit masa lalu kamu ataupun merendahkan kamu, maka dia akan habis!” bahkan kalimat yang keluar dari mulut Irwan juga jadi menakutkan saat emosi mulai menguasainya. *** 1 bulan kemudian.. Pesta pernikahan Siska

