Suara ponsel Key berdering dengan kencang. Irwan meneleponnya pagi-pagi sekali karena ingin memberitahukan Key tentang hasil pembicaraannya dengan orang tuanya kemarin. Key menerima panggilan telepon Irwan dengan setengah mengantuk. Tentu saja mengantuk, ini masih subuh, masih sekitar jam setengah 5. Key tidak banyak bersuara saat berbicara di telepon dengan Irwan. Key hanya lebih banyak mengangguk mendengar penjelasan Irwan. Sesaat setelah Irwan mengakhiri panggilan teleponnya, Key hanya duduk terdiam di atas ranjangnya. Wajahnya yang mengantuk berubah menjadi tegang. Lalu jatuh bulir air mata membasahi pipi Key. Didungakan kepalanya agar tidak ada lagi bulir air mata yang jatuh. *** Beberapa tahun kemudian… “Mama.. Rosi berangkat sekolah dulu ya ma mmuuaahh” pamit Rosi pada Key

